Connect with us

Fresh!

Minimnya Tutupan Awan, Suhu Panas di Indonesia Meningkat

Published

on

Gerak semu matahari merupakan suatu siklus yang biasa dan terjadi setiap tahun. Minimnya tutupan awan ini akan mendukung pemanasan permukaan yang kemudian berdampak pada suhu panas Indonesia.

Berdasarkan cacatan BMKG, suhu udara maksimum dibeberapa daerah mencapai 37 derajat celcius sejak tanggal 19 Oktober.

Bidang Prediksi dan Peringatan Dini Cuaca BMKG, Miming Saepudin, mengatakan “Bahkan pada tanggal 20 Oktober, terdapat tiga stasiun pengamatan BMKG di Sulawesi yang mencatat suhu maksimum tertinggi yaitu, Stasiun Meteorologi Hasanuddin (Makassar) 38.8oC, diikuti Stasiun Klimatologi Maros 38.3o C, dan Stasiun Meteorologi Sangia Ni Bandera 37.8o C,”.

Miming mengatakan, persebaran suhu panas yang dominan berada di selatan Khatulistiwa. Hal itu, kata dia, berkaitan dengan gerak semu matahari sehingga suhu panas indonesia meningkat.

Akibatnya, radiasi matahari yang diterima oleh permukaan bumi menjadi lebih banyak dan meningkatkan suhu udara pada siang hari. Selain itu, dalam dua hari terakhir ini atmosfer di wilayah Indonesia bagian selatan relatif kering yang menyebabkan penghambatan pertumbuhan awan.

“Minimnya tutupan awan ini akan mendukung pemanasan permukaan yang kemudian berdampak pada meningkatnya suhu udara,” kata Miming.

Menurut prediksi BMKG, suhu tinggi di siang hari itu akan berlangsung sekitar satu minggu.

Waspada, pencegahan dari suhu panas Indonesia Meningkat

suhu panas meningkat

Kondisiumum

Mengingat posisi semu matahari masih akan berlanjut ke selatan dan kondisi atmosfer yang masih cukup kering sehingga potensi awan yang bisa menghalangi terik matahari juga sangat kecil pertumbuhannya

Sehingga, masyarakat yang terdampak suhu udara panas diimbau minum air putih yang cukup untuk menghindari dehidrasi, mengenakan pakaian yang melindungi kulit dari sinar matahari jika beraktivitas di luar ruangan.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *