Connect with us

Review

Instalasi Seni Rachel Vennya Memiliki Pesan Tersirat Soal Kesehatan Mental

Published

on

Kalau bicara soal isu kesehatan mental di Indonesia, tentu tidak banyak yang sudah sepenuhnya mengerti. Hal ini disebabkan karena sakit hanya bisa diliat secara fisik, sehingga kesehatan mental seringkali dikaitkan dengan keimanan seseorang. Padahal, hal itu tidak benar. Kesehatan mental bukan perkara seberapa kuatnya iman seseorang. Melainkan, merupakan sebuah faktor dari keluarga, sosial meliputi kemiskinan, perang, dan lingkungannya. Stigma buruk, menyebabkan orang yang mengidap kesehatan mental tidak mendapatkan penangan yang tepat dari ahlinya.

Melansir dari Tirto.id, menurut data hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013, dikombinasikan dengan Data Rutin dari Pusdatin, prevalensi gangguan mental emosional ditunbjukan dengan adanya gejala-gejala depresi dan kecemasan sebesar 6% untuk usia 15 tahun ke atas atau sekitar 14 juta orang. Lalu, skizofrenia sebagai prevalensi gangguan jiwa berat, adalah 1,7 per 1.000 penduduk atau sekitar 400.000.

Dari masalah tersebut, hasil karya seni kontemporer Rachel Vennya mencoba untuk mengedukasi masyarakat mengenai kesehatan mental melalui pameran seni. Hal ini merupakan sebuah gagasan yang baik, karena bisa mendekatkan masyarakat dengan seni dan isu kesehatan mental yang sering dipandang sebelah mata.

Akhirnya, kami dari tim konten Wananow mengunjungi Raven is Odd (13/07) di Kuningan City lantai 2. Saat kami sampai di sana, sekitar jam 2 siang menjelang sore, antrian cukup panjang. Kami mengantri untuk bisa membeli tiket masuk. Untuk pameran seni ini, tiket tidak dijual secara online.

Antrian panjang. Berbondong-bondong demi foto instagramable.

Sekitar setengah jam kemudian, giliran kami mendapat kesempatan untuk masuk. Konsepnya yakni one way; tidak boleh kembali ke ruang sebelumnya. Sehingga, kita perlu memanfaatkan waktu, dan bertanya sebanyak-banyaknya mengenai pameran tersebut.

Selain menjadi media untuk menyampaikan pesan tersirat mengenai kesehatan mental. Instalasinya ditata dengan apik dan warna-warni sehingga bisa menjadi tempat untuk berfoto untuk mempercantik feed instagram.

Ini lho foto-foto apik yang sudah kami dapatkan selama di sana.

Attention seeker. Orang yang suka mencari perhatian publik.

Setidaknya ada 12 instalasi yang bisa kamu nikmati. Untuk dapat menikmati hasil karya tersebut para pengunjung akan dikenakan biaya sebesar Rp100,000 untuk weekdays dan Rp135,000 untuk weekend.

Continue Reading
1 Comment

1 Comment

  1. Pingback: Burger King Luncurkan "Real Meals" untuk Kesadaran Kesehatan Mental Nasional - Wananow

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *