Connect with us

Fresh!

Hari Sumpah Pemuda: Indonesia Maju di Tangan Pemuda

Published

on

Hari Sumpah Pemuda jatuh pada tanggal 28 Oktober. Sudah 91 kali kita merayakan hari lahirnya Sumpah Pemuda. Ini sebagai bukti kalau pemuda berperan besar dalam mengupayakan kemedekaan Indonesia sebelum Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945.

Presiden Joko Widodo juga ikut menggemakan semangat Hari Sumpah Pemuda bahwa kemajuan bangsa Indonesia berada di tangan pemuda. Melalui unggahan via Twitter, Presiden Jokowi mendorong atas keterlibatan pemuda dalam pembangunan bangsa.

Bukan hanya akun Twitter Presiden Joko Widodo, para warganet Twitter juga berbondong-bondong mengunggah cuitan untuk merayakan hari Sumpah Pemuda. Saking ramainya, tagar #SumpahPemuda2019 berhasil menempati peringkat pertama Twitter Indonesia, Senin (28/10/2019) pagi.

Lalu, seberapa besar peran pemuda dalam kemajuan sebuah bangsa? Menurut Deputi Pengembangan Pemuda Kementerian Pemuda dan Olahraga, Asrorun Niam Sholeh menjelaskan bahwa peran pemuda membangun sudah mulai bergeser; bukan hanya di ruang politik tapi ke ruang partisipasi yang lebih beragam.

Niam berkeyakinan bahwa pemuda mampu mendongkrak perekonomian bangsa. Dan ia membantah bahwa pemuda tidak memiliki jiwa nasionalisme karena mementingkan diri sendiri. Asumsi itu muncul karena adanya pergeseran partisipan kaum muda di ranah politik.

Dahulu kala sosok Sudirman memimpin gerilya di usia yang relatif muda, 25 tahun. Soekarno membangun PNI di usia yang juga muda. Perjuangan pemuda-pemuda dulu di ruang politik berperan sangat besar dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

“Aktor politik sekarang masih didominasi kaum tua. Kaum muda belum banyak yang menjadi elit. Karenanya relevan sekali komitmen Presiden Jokowi untuk membuka ruang dan kesempatan kaum muda,” tegas mantan aktivis mahasiswa 98.

Niam lanjut menjelaskan, pemerintah terus berusaha melakukan penyesuaian yang diperlukan generasi milenial, termasuk percepatan dalam melibatkan kaum muda. Kepeloporan, kemandirian, serta kepemimpinan kaum muda melalui kewirausahaan merupakan salah satu kunci dalam mewujudkan bangsa yang lebih mandiri, dan berdaya saing tinggi.

“Organisasi kepemudaan perlu merespons perubahan tersebut dengan tetap menjaga komitmen kebangsaan, komitmen keberagaman, komitmenn kebersamaan, komitmen persatuan dan komitmen pada NKRI. Ini sebagai batu pijak dalam kehidupan berbangsa.”

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *