Connect with us

Travel

Hanya Tiga Jam dari Jakarta, Negeri di Atas Awan Gunung Luhur

Published

on

Hanya tiga jam dari Jakarta, kabupaten Lebak Provinsi Banten, punya negeri di atas awan Banten. Destinasi wisata yang belakangan ini ramai dikunjungi oleh wisatawan adalah Gunung Luhur.

Gunung Luhur terletak di Desa Citokek Kidul, kecamatan Cibeber, Kabupoaten Lebak di dalam Kawasan Taman Nasional Gunung Halimun salak (TNGHS).

Pesona yang ditawarkan di sini adalah panorama hamparan awan dilihat dari atas gunung.

Negeri diAtas Awan

Bilik.Jasinga

Walupun disebut gunung, namun ketinggalan Gunung Luhur hanya 901 Mdpl saja.

Untuk menjangkaunya juga sangat mudah. Kendaraan baik roda empat maupun roda dua bisa langsung naik ke atas gunung.

Salah satu pengelola Gunung Luhur, Sukmadi, mengatakan, Gunung Luhur pertama kali ditemukan oleh pekerja yang tengah melakukan perbaikan jalan provinsi yang menghubungkan Lebak utara dan selatan.

“Sekitar bulan September 2018, diikuti oleh warga sini yang juga penasaran, kemudian difoto lalu diunggah ke medsos, akhirnya viral,” kata Sukmadi kepada Kompas.com, Minggu (15/9/2019).

Usai viral di medsos, satu persatu pengunjung mulai datang. Mereka menjuluki Gunung Luhur sebagai negeri di atas awan.

Waktu Kunjungan

Sebelum kamu pergi menikmati keindahan hamparan awan, ada baiknya kamu datang berkunjung pada pukul 05.00 hingga 08.00 WIB. Hal itu memungkinkan buat kamu untuk menikmati momen pemandangan indah di sana.

Tak hanya itu, waktu terbaik lainnya juga saat cuaca cerah ya karena jika saat hujan turun maka pemandangan akan tertutup dengan kabut tebal. Kecuali saat hujan, awan tidak terlihat lantaran tertutup oleh kabut.

Hamparan awan di Gunung Luhur sangat luas. Bahkan, Sukmadi berani menyandingkan dengan keindahan samudera awan di Gunung Bromo atau di Dieng.

Dari atas ketinggian Gunung Luhur, sejauh mata memandang adalah gumpalan awan berwarna putih. Ujung Awan ini berada di Gunung Jakasampurna yang berada sekitar 15 kilometer dari Gunung Luhur.

Untuk wisatawan yang ingin menikmati hamparan awan di Gunung Luhur, Sukmadi menyarankan untuk menginap.

Jangan khawatir, lantaran sudah tersedia fasilitas penginapan semi permanen yang dibangun oleh warga sekitar maupun penyewaan tenda.

Fasilitas dan Biaya

Faktanya, fasilitas di tempat wisata ini sudah memadai dengan adanya penginapan loh. Penginapan tersebut disediakan dengan harga yang cukup terjangkau sekitar Rp 150.000/malam.

Tapi, jangan khawatir jika tidak ingin menginap, kamu bisa menyewa sebuah tenda dengan biaya sekitar Rp 80.000. Atau kamu cukup membawa tenda pribadi dan menyewa lahan sebesar Rp 30.000.

Untuk memasuki kawasan puncak Gunung Lahar kamu akan dikenakan biaya sebesar Rp 5.000/orang.

Akses jalan sudah bagus. Untuk menuju ke Gunung Luhur, bisa ditempuh dengan kendaraan pribadi maupun umum tujuan ke Rangkasbitung.

Rute ke Negeri di Atas Awan Lebak Banten

Dari Rangkasbitung bisa melalui rute Cipanas – Lebak Gedong – Citorek hingga Gunung Luhur sejauh 70 kilometer atau sekitar 1,5 jam perjalanan.

Akses jalan hingga Citorek, perkampungan terdekat dari Gunung Luhur, sudah mulus. Sementara sekitar satu kilometer menuju Gunung Luhur, saat ini masih dalam perbaikan.

Jalan menuju Gunung Luhur melewati ruas jalan Cipanas – Warung Banten yang saat ini tengah dikerjakan oleh Pemerintah Provinsi Banten.

Tidak hanya membuka akses jalan masyarakat antar kabupaten/kota dan provinsi, jalur ini juga dijadikan sebagai akses menuju kawasan Wisata Negeri di Atas Awan yang berada di Kecamatan Citorek, Kabupaten Lebak yang kini tengah digandrungi masyarakat sebagai destinasi wisata alam,” kata Gubernur Banten Wahidin Halim.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *