Connect with us

Knowledge

Apakah Air Hujan Bisa Diminum

Published

on

Musim hujan setelah kemarau tentu ditunggu banyak orang. Airnya memberi keberkahan bagi penghuni bumi. Bayangkan , kalau tidak ada hujan! Hewan dan tumbuhan dapat mati kehausan dan kelaparan. Begitu pula dengan manusia. Namun, apakah air hujan bisa diminum secara langsung oleh manusia?

air hujan bisa diminum
Sumber: pixabay.com

Apakah Air Hujan Bisa Diminum?

Pada dasarnya, air yanng kamu minum sehari-hari menurut siklus air kemungkinan juga berasal dari air hujan. Air hujan yang meresap ke dalam tanah dan bermuara di mata air. Namun, air tersebut sudah melalui perjalanan panjang.

Bagaimana jika langsung diminum? Amankah?

Berdasarkan penelitian Kepala Unit Penyakit Menular Departemen Epidemiologi Monash University, Australia, Karin Leder air hujan cukup aman dikonsumsi. Pernyataan ini diberikan setelah Leder melakukan penelitian terhadap 300 rumah selama setahun. Hasilnya, mereka yang berada di dalam rumah tersebut tidak beresiko mengalami penyakit lebih tinggi dibandingkan yang tidak.

Selain didukung dengan penelitian terhadap responden yang minum air hujan secara langsung, Leder menyebutkan bahwa PH rata-rata air hujan adalah 5,6. PH tersebut tidak berbahaya. Air yang diminum dari keran juga mempunyai PH yang hampir sama.

Namun, Leder tetap tidak menyarankan meminum air hujan secara langsung. Air hujan meski aman tetap kemungkinan membawa debu dan bakteri penyebab penyakit.

Untuk daerah yang telah lama dilanda kekeringan, bagaimana menyikapi ini?

Disarankan, air hujan ditampung dengan wadah bersih. Air kemudian didiamkan agar debu dan kotoran yang terbawa dapat mengendap. Bila memungkinkan , air hujan dapat disaring terlebih dahulu. Selanjutnya, air dimasak hingga mendidih agar bakteri yang mungkin ada mati.

Tidak lupa disebutkan pula bahwa beberapa air hujan yang tidak dapat dikonsumsi.

Pertama, air yang jatuh di kawasan industri. Air ini, sesuai siklusnya adalah hasil penguapan dari air di kawasan tersebut juga yang sudah tercemar. Kemungkinan hujan membawa air yang sudah tercemar. Contohnya, hujan asam.

Air hujan lain yang tidak boleh dikonsumsi adalah air yang sudah tergenang dan air yang ditampung dalam wadah kotor. Tentu kamu sudah tahu dong penyebanya! Kedua air ini kotor dan sudah tercemar berbagai hal. Lebih banyak debu dan bakteri yang ada di dalamnya dibandingkan dengan air hujan yang langsung ditampung dengan wadah bersih.

Itulah sedikit uraian tentang apakah air hujan bisa diminum. Kesimpulannya, bisa karena pada dasarnya air tersebut tidak berbahaya, asal tidak tergenang dan tidak berada diwadah kotor. Disarankan pula untuk mengendapkan, menyaring, dan memasaknya sebelum dikonsumsi. Semoga bermanfaat!

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *