Connect with us

Fresh!

Ambil Jalur Sepeda, Kendaraan Bermotor Bakal Kena Tilang dan Didenda Seperti Pelanggar Jalur Busway

Published

on

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bakal melibatkan aparat penegak hukum untuk memberikan sanksi tilang bagi yang serobot jalur khusus sepeda.

hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo.

Katanya, sanksi tilang yang diberlakukan bagi pelanggar kendaraaan roda dua sama hal nya dengan sanksi penerobos jalur busway.

Penerobos akan sama-sama dijerat Undang-undang (UU) Nomor 22 tahun 2009 tentang lalu Lintas dan angkutan Jalan. Dendanya pun sama, Yakni Rp 500 ribu.

“iya sama seperti jalur busway. jadi sesuai UU Nomor 22/2009 terhadap pelanggaran rambu akan dikenakan denda Rp 500 ribu,” terang Syafrin di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat

Detak.co

Sanksi tilang penyerobot jalur sepeda mulai berlaku setelah pelaksanaan uji coba lintasan sepeda di 17 ruas jalan Jakarta, berakhir pada 19 November mendatang.

Saat ini, mulai 20 September – 11 Oktober 2019 uji coba jalur sepeda fase 1 telah dimulai. Rutenya dari Jalan Medan Merdeka Barat – Jalan M.H Thamrin – Jalan Imam Bonjol – Jalan Pangeran Diponegoro – Jalan Proklamasi – Jalan Pramuka – Jalan Pemuda.

Sepenuturan Syafrin, sanksi yang diterapkan bagi motor penyerobot jalur sepeda, sudah sesuai ketentuan dalam UU 22/2019. Isinya, pengendara kendaraan bermotor wajib memprioritaskan pejalan kaki dan pesepeda.

“Dalam UU 22/2009 itu sudah disebutkan pengendara kendaraan bermotor wajib memprioritaskan pejalan kaki dan sepeda,” ucap dia.

“Kami dorong untuk ditegakkan,” tegasnya.

Meski begitu, Syafrin menegaskan, aturan tilang ini tidak berlaku di seluruh jalur sepeda. Dengan catatan, jika jalur sepeda yang ditemui tidak memiliki garis pembatas.

Jalur sepeda

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan Menjajal jalur sepeda Foto: Kumparan

Peresmian jalur sepeda di Jakarta berlangsung di Monas, Selasa (17/9).

Sementara hari ini, pengaktifan uji coba jalur sepeda diikuti oleh Gubernur DKI Anies Baswedan dengan bersepeda di sejumlah jalur dari Jakarta International Velodrome menuju Balai Kota DKI, sejauh kurang lebih 9 km.

“Fase pertama sebanyak 25 km, diutamakan di jalur-jalur yang kena kebijakan ganjil-genap,” kata Anies.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *